- Home
- Archives forNovember 2020
Semangat anak-anak dan kerinduan para remaja telah menyulut semangat kami untuk pergi ke Stasi lain yang ada di paroki Santo Paulus Rasul Tumbang Titi. Semoga apa yang telah ditanam terus bertumbuh.
Di kesempatan berikutnya, Tim Pewartaan Paroki akan mengunjungi stasi-stasi yang ada di wilayah Paroki Tumbang Titi.
Penulis:
Maria Erni, Tim Pewartaan Paroki
“Safari Natal kali ini, rombongan dari Kabupaten Ketapang dibagi menjadi dua tim. Tim selatan yang dipimpin oleh saya, dan tim utara yang dikepalai oleh Pak Franseda,” demikian ujar Pak Tanam dalam sambutannya.
RD. Fransisco El Tara sebagai wakil dari Paroki mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang.
situasi pandemi Covid-19 ini, mari kita saling mendukung dan saling membantu dalam menjalankan tata peribadatan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang diberlakukan.”
Dalam kesempatan lain, Camat Tumbang Titi, Bapak Sabran, S.PD, MH., juga memberikan sambutannya mewakili masyarakat Tumbang Titi dan Forkompincam yang juga hadir dalam Safari Natal kali ini. “Dalam situasi seperti ini, bantuan yang diberikan sungguh bermanfaat, terutama bagi masyarakat kami di daerah pedalaman.”
“Sebelumnya paket yang diberikan juga berbeda, yaitu paket makanan dan minuman. Setelah beberapa evaluasi, tahun ini paket bantuan yang diberikan berupa beras. Untuk Paroki Tumbang Titi, beras sebanyak 1 ton akan diberikan, dan pengelolaannya sepenuhnya dipercayakan kepada Paroki, supaya umat juga merasakan manfaatnya. Beras yang kami berikan juga merupakan beras lokal yang kami beli dari petani lokal yang ada di Kabupaten Ketapang.”
Setelah memberikan kata sambutan, Pak Tanam menyerahkan bantuan beras secara simbolik kepada Ketua DPP, Bapak Wilhelmus Polo, dan RD. Fransisco El Tara menerima secara simbolik bibit Matoa dari Pak L. Sikat selaku Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang.
Rombongan selanjutnya bertolak menuju Serengkah dan Marau untuk melanjutkan Safari Natal.
Beberapa dokumentasi:
Muspar yang dilaksanakan pada tanggal 28-30 Agustus 2020 yang lalu menghasilkan beberapa keputusan dan kebijakan bagi kelangsungan kegiatan pastoral paroki Tumbang Titi. Salah satunya adalah dibentuknya Pengurus DPP yang baru masa bakti 2020-2023.
Untuk koordinasi yang lebih baik, maka setelah Muspar, DPP menerbitkan buku untuk kalangan Paroki Tumbang Titi tentang Pedoman DPP Paroki.Ini merupakan sebuah awal yang baik untuk membantu pada anggota DPP dalam melakukan koordinasi, monitoring, dan evaluasi program yang sudah disusun pada saat Muspar.
Umat Allah yang mandiri berarti terlibat aktif dalam merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi karya pastoral secara bertanggungjawab, transparan, akuntabel dan kredible. Umat Allah selalu berusaha sekuat tenaga mewujudkan kerajaan Allah, yaitu suatu masyarakat yang bersaudara, adil dan mengakar pada budaya setempat.(RD. Bonifasius Ubin)
Buku Pedoman DPP Paroki Tumbang Titi dalam bentuk PDF dapat diunduh di sini
Masa bakti Tim DPP Paroki St. Paulus Rasul Tumbang Titi periode 2017-2020 sudah berakhir. Pastor Paroki dan beberapa tim sudah merencanakan akan mengadakan Musyawarah Paroki (Muspar). Rencana awal Muspar akan diadakan pada bulan Juli 2020. Tetapi karena situasi pandemi Covid-19 yang masih belum reda, jadwal tersebut ditunda.
Setelah melalui beberapa
pertemuan dan mengingat beberapa pertimbangan, akhirnya Muspar dilaksanakan
pada tanggal 28-30 Agustus 2020 di Gedung Paroki Tumbang Titi. Muspar kali ini
tidak mengundang para ketua kring dan stasi mengingat situasi pandemi dan
protokol kesehatan yang diberlakukan. Usulan-usulan dari kring dan stasi
dikumpulkan melalui angket/kuesioner yang sudah terlebih dahulu dibagikan lebih
kurang 1 bulan sebelumnya untuk diisi oleh para ketua stasi.
Muspar dimulai pada tanggal 28
Agustus pagi hari dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Sutadi
sebagai Vikjen Keuskupan Ketapang sekaligus mewakili Keuskupan untuk memberikan
materi dan menghadiri Muspar Paroki Tumbang Titi.
Dalam sambutannya, RD. Bonifasius
Ubin selaku Pastor Paroki mengungkapkan harapan yang besar untuk Muspar kali
ini. “Semoga Muspar kali ini menghasilkan sesuatu yang baik, yang bermanfaat
bagi perkembangan Gereja Katolik khususnya di paroki kita ini,” ungkap beliau.
Bapak Wilhemus Polo terpilih
sebagai Ketua DPP yang baru didampingi oleh Bapak Matius sebagai wakilnya. Demikian
juga koordinator dan pengurus bidang kerja DPP kembali disegarkan.
“Kami berterima kasih atas
kepercayaan ini. Semoga di masa yang akan datang kita semua dapat bekerja sama
dengan baik,” demikian ungkap Bapak Matius setelah terpilih menjadi wakil ketua
DPP periode 2020-2023.
Muspar yang sudah berlangsung
selama 3 hari diakhiri dengan Misa hari Minggu bersama umat Paroki, sekaligus
pelantikan pengurus secara langsung oleh Vikjen Keuskupan Ketapang, RD. L.
Sutadi.
Semoga ini menjadi awal yang baik
untuk terus berkembang.
Pada tahun 1937 Mgr. H.J. van Valenberg dan P. Gerardus memutuskan menjadikan Tumbang Titi sebaga stasi-misi yang permanen. Pada tanggal 1 Mei 1938, mulai didirikan gedung Gereja di Tumbang Titi.
Berdasarkan dari data yang terkumpul belum ditemukan tanggal peresmian dan mulai kapan Tumbang Titi menjadi paroki. Pencatatan babtisan baru dalam buku LB paroki Tumbang Titi dimulai pada tanggal 7 Februari 1946.
- Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas bagi para pelayan pastoran dan kader awam
- Meningkatkan pendidikan dan pengajaran iman yang berakar dalam budaya
- Mengembangkan tata kelola penggembalaan, administrasi dan harta benda keuangan yang dapat dipercaya
- Meningkatkan pelayanan kasih kepada mereka yang lemah
- Melibatkan diri dalam pelestarian keutuhan ciptaan

















