Back to Top
  • LOVE THE LORD YOUR GOD

  • LOVE THE LORD YOUR GOD

  • LOVE THE LORD YOUR GOD

Buku Pedoman DPP Paroki St. Paulus Rasul Tumbang Titi


Muspar yang dilaksanakan pada tanggal 28-30 Agustus 2020 yang lalu menghasilkan beberapa keputusan dan kebijakan bagi kelangsungan kegiatan pastoral paroki Tumbang Titi. Salah satunya adalah dibentuknya Pengurus DPP yang baru masa bakti 2020-2023.

Untuk koordinasi yang lebih baik, maka setelah Muspar, DPP menerbitkan buku untuk kalangan Paroki Tumbang Titi tentang Pedoman DPP Paroki.Ini merupakan sebuah awal yang baik untuk membantu pada anggota DPP dalam melakukan koordinasi, monitoring, dan evaluasi program yang sudah disusun pada saat Muspar.

Umat Allah yang mandiri berarti terlibat aktif dalam merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi karya pastoral secara bertanggungjawab, transparan, akuntabel dan kredible. Umat Allah selalu berusaha sekuat tenaga mewujudkan kerajaan Allah, yaitu suatu masyarakat yang bersaudara, adil dan mengakar pada budaya setempat.(RD. Bonifasius Ubin)

Buku Pedoman DPP Paroki Tumbang Titi dalam bentuk PDF dapat diunduh di sini

Lectio Divina: Menyelami Sabda Allah

Tim Pewartaan bersama penulis melaksanakan pendalaman Kitab Suci di Stasi Suka Damai, Paroki Tumbang Titi. Adapun kegiatan tersebut diadakan di rumah umat setempat dan dihadiri oleh beberapa orang mud. Kegiatan ini berguna untuk menindaklanjuti penggunaan Alkitab yang dibagikan kepada umat Stasi Suka Damai. 

Metode yang digunakan penulis untuk menyelami sabda Allah adalah Lectio Divina. Tahap-tahap yang dilakukan adalah Lectio, meditatio, oratio dan contemplatio. Lectio artinya kita membaca perikope dengan seksama. Selanjutnya,  meditatio, pikirkan sabda Allah yang menurut kita sangat amat menarik dibandingkan perikope pada bacaan hari itu (lakukan berulang-ulang sampai satu ayat tersebut menyatu dalam pikiran dan hati orang. Sampai pada akhirnya untuk menanggapi kebaikan Allah, maka kita semua hendaknya beroda. Sembari berdoa, penulis menggunakan instrumen musik agar suasana doa semakin khidmat. 

Setelah melaksakan pendalaman kitab suci,  kami mengadakan aktivitas sharing bersama umat. Umat yang hadir tersebut sangat aktif sehingga sesi sharing tersebut terasa lebih hidup. 

Dolumentasi:

Musyawarah Paroki St. Paulus Rasul Tumbang Titi

Masa bakti Tim DPP Paroki St. Paulus Rasul Tumbang Titi periode 2017-2020 sudah berakhir. Pastor Paroki dan beberapa tim sudah merencanakan akan mengadakan Musyawarah Paroki (Muspar). Rencana awal Muspar akan diadakan pada bulan Juli 2020. Tetapi karena situasi pandemi Covid-19 yang masih belum reda, jadwal tersebut ditunda.

Setelah melalui beberapa pertemuan dan mengingat beberapa pertimbangan, akhirnya Muspar dilaksanakan pada tanggal 28-30 Agustus 2020 di Gedung Paroki Tumbang Titi. Muspar kali ini tidak mengundang para ketua kring dan stasi mengingat situasi pandemi dan protokol kesehatan yang diberlakukan. Usulan-usulan dari kring dan stasi dikumpulkan melalui angket/kuesioner yang sudah terlebih dahulu dibagikan lebih kurang 1 bulan sebelumnya untuk diisi oleh para ketua stasi.

Muspar dimulai pada tanggal 28 Agustus pagi hari dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Sutadi sebagai Vikjen Keuskupan Ketapang sekaligus mewakili Keuskupan untuk memberikan materi dan menghadiri Muspar Paroki Tumbang Titi.

Dalam sambutannya, RD. Bonifasius Ubin selaku Pastor Paroki mengungkapkan harapan yang besar untuk Muspar kali ini. “Semoga Muspar kali ini menghasilkan sesuatu yang baik, yang bermanfaat bagi perkembangan Gereja Katolik khususnya di paroki kita ini,” ungkap beliau.

Muspar Paroki Tumbang Titi yang dihadiri oleh lebih kurang 40 peserta, berlangsung dengan lancar.

Agenda Muspar kali ini yaitu, Sosialisasi Tepas 2020, visi dan misi paroki (termasuk di dalamnya adalah penyampaian hasil angket yang sudah dikumpulkan oleh tim litbang), penyampaian program kerja DPP periode 2017-2020, pemilihan pengurus DPP periode 2020-2023, penyusunan program DPP periode 2020-2023, dan kebijakan-kebijakan pastoral di paroki Tumbang Titi.

Bapak Wilhemus Polo terpilih sebagai Ketua DPP yang baru didampingi oleh Bapak Matius sebagai wakilnya. Demikian juga koordinator dan pengurus bidang kerja DPP kembali disegarkan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Semoga di masa yang akan datang kita semua dapat bekerja sama dengan baik,” demikian ungkap Bapak Matius setelah terpilih menjadi wakil ketua DPP periode 2020-2023.

Muspar yang sudah berlangsung selama 3 hari diakhiri dengan Misa hari Minggu bersama umat Paroki, sekaligus pelantikan pengurus secara langsung oleh Vikjen Keuskupan Ketapang, RD. L. Sutadi.

Semoga ini menjadi awal yang baik untuk terus berkembang. 


Sejarah Gereja Paroki Tumbang Titi

Berdirinya Paroki Tumbang Titi berawal dari berdirinya Jemaat Katolik di Ketapang oleh Missionaris Kapusin dari Pontianak pada tahun 1911. Dilanjutkan dengan diundangnya Mgr. Bos oleh Tan A Hak ke Serengkah dan akhirnya kepala kampung Serengkah yang bernama Moerial dibabtis dan sekolah mulai betul-betul dibuka pada akhir tahun 1918.

Pada tahun 1937 Mgr. H.J. van Valenberg dan P. Gerardus memutuskan menjadikan Tumbang Titi sebaga stasi-misi yang permanen. Pada tanggal 1 Mei 1938, mulai didirikan gedung Gereja di Tumbang Titi.

Berdasarkan dari data yang terkumpul belum ditemukan tanggal peresmian dan mulai kapan Tumbang Titi menjadi paroki. Pencatatan babtisan baru dalam buku LB paroki Tumbang Titi dimulai pada tanggal 7 Februari 1946. 

Misi Paroki

 


MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas bagi para pelayan pastoran dan kader awam
  2. Meningkatkan pendidikan dan pengajaran iman yang berakar dalam budaya
  3. Mengembangkan tata kelola penggembalaan, administrasi dan harta benda keuangan yang dapat dipercaya
  4. Meningkatkan pelayanan kasih kepada mereka yang lemah
  5. Melibatkan diri dalam pelestarian keutuhan ciptaan